Keresahan Presiden dan Jalan Panjang PSSI: Mengapa Timnas Indonesia Belum ke Piala Dunia?
Presiden Prabowo Subianto mengaku resah karena Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Menanggapi hal itu, anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menyebut turnamen usia muda Gothia Cup sebagai salah satu cara membangun tim menuju Piala Dunia. Artikel ini mengupas sudut pandang pelatih, pemain, dan suporter terkait situasi tersebut.
Apa yang terjadi
Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka mengungkapkan keresahannya karena Timnas Indonesia belum juga berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut mendapat respons dari anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, yang menyebutkan bahwa turnamen usia muda seperti Gothia Cup menjadi salah satu jalur pembangunan timnas menuju Piala Dunia.
Sudut pandang
| Pihak | Pernyataan |
|---|---|
| Presiden RI | Resah karena Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 |
| Exco PSSI | Merespons keresahan presiden dan menyebut Gothia Cup sebagai jalan membangun timnas |
Apa artinya
Keresahan presiden menjadi sinyal bahwa sepak bola Indonesia butuh perhatian serius dari pemerintah dan federasi. Fokus pada turnamen usia muda seperti Gothia Cup menunjukkan adanya pergeseran strategi ke pembinaan jangka panjang. Namun, tanpa perbaikan sistem kompetisi domestik dan manajemen yang profesional, target lolos ke Piala Dunia masih akan sulit tercapai dalam waktu dekat.